Jalan ke Negara Tetangga : Malaysia (1)

Karena visa ditolak, saya tidak jadi berangkat ke Australia lebaran 2015 kemarin. Kebetulan ada teman yang akan jalan ke Malaysia Agustus 2015, jadi saya berencana untuk ikut. Saya mulai hunting tiket murah dan untungnya maskapai MH sedang ada promo ke Malaysia dengan harga yang lumayan terjangkau untuk maskapai sekelas MH.

Untuk pertama kali saya ke Malaysia yang merupakan tujuan wisata kebanyakan orang Indonesia karena lumayan murah dan sering ada promo dari maskapai-maskapai tertentu. Saya sampai di Malaysia sekitar jam 3 sore dan kami memutuskan untuk naik bus dari bandara ke Kuala Lumpur. Harga tiket bus nya RM10 (sekitar 15rb), lama perjalanan sekitar 1 jam dari bandara KLIA ke KL Sentral. Kami memutuskan untuk menginap di daerah Bukit Bintang karena dekat dengan monorail dan banyak tempat makan disekitar situ. Bukit Bintang merupakan daerah tourist karena banyak hotel, guesthouse dan tempat makan di sekitar situ. Ada beberapa alternatif transportasi yang bisa digunakan dari KL Sentral untuk sampai ke Bukit Bintang.

1.Taksi

Dari KL Sentral kalau banyak bawaan kita bisa menggunakan taksi untuk mencapai Bukit Bintang. Tarif taksi dari KL Sentral ke Bukit Bintang biasanya sekitar RM15. Carilah taksi yang menggunakan argo jangan yang sistem tembak, karena biasanya akan lebih mahal daripada argo. Saran saya sih coba download aplikasi Grabtaksi nya Malaysia di playstore (kalau yang pake android).

2. Monorail

Opsi kedua kita bisa menggunakan monorail yang bersahabat dengan kantong. Jika bawaan tidak banyak dan jalan hanya berdua, kita bisa menggunakan monorail ini untuk sampai ke Bukit Bintang. Tarifnya sekitar Rm2.10, lama perjalanan sekitar 20 menit dari KL Sentral ke Bukit Bintang. Kami memilih naik monorail karena harganya bersahabat. Saya punya pengalaman menarik di dalam monorail ini, karena kami semua cewek dan monorail dalam kondisi penuh karena jam pulang kerja. Beberapa bapak-bapak yang sedang duduk menawarkan kami untuk duduk di tempatnya karena melihat kami kesulitan membawa koper.

3. Bus Go KL

Nah yang travelling ke Malaysia dengan budget yang sangat terbatas bisa menggunakan bus Go KL ini untuk mencapai Bukit Bintang. Bus Go KL ini gratis yang disiapkan oleh pemerintah Malaysia untuk masyarakat Malaysia dan turis yang datang berkunjung. Bus Go KL ini ada beberapa jenis sesuai dengan line nya masing-masing (seperti busway). Ada Blue Line, Purple Line, Green Line, dan Red Line. Setiap Line ada yang tujuannya sama, ada juga yang berbeda. Jadi sebelum memutuskan naik bus Go KL dari KL Sentral ini, kalian harus cari dulu line-line tujuan tiap bus nya.

Setelah sampai di penginapan, kami beres-beres dan berniat untuk keluar mencari makan. Kami menuju Sungei Wang untuk mencari makan. Rencananya mau makan di kantin karyawan di Sungei Wang itu tapi karena sudah malam jadi kantinya sudah tutup. Jadi kami makan di restoran Vietnam di situ, pertama kali saya makan makanan Vietnam dan rasanya kurang lebih sama dengan chinese food yang ada di Jakarta. Setelah kenyang kami memutuskan untuk nongkrong di dekat penginapan yang menjual makanan India dan Malaysia. Saya mencoba roti nan dan teh tarik nya, orang-orang sering bilang teh tarik nya Malaysia enak dan ternyata itu benar, saya menambah 2 gelas teh tarik karena cuaca sedang panas walaupun sudah malam. Besok kami berencana akan pergi ke Batu Caves, Bukittinggi, Genting, dan Malakka. Kami menyewa mobil karena tidak ada kendaraan umum sampai ke Bukittinggi jadi kami memutuskan untuk menyewa mobil jadi tidak menghabiskan waktu di jalan untuk ganti-ganti bus.

Sungai Wang